weLcome


Thursday, 26 July 2012

CINTA HAKIKI

Cinta dara dan teruna
Sehidup semati kata mereka


Tapi bila yang dicintai meninggal dunia
Adakah ia mahu berkubur sama


Cinta hanya dimulut saja
Mulut boleh berkata apa jua


Bertanam tebu dibibir
Tapi hati pahit getir


Berjanji itu dan ini
Dapatkah semua dipenuhi


Itulah cinta pura pura
Bukan cinta hakikatnya


Bila yang dicinta didapati
Cinta pun pudar dari hari ke hari


Cinta nafsu lekas jemu dan kurang
Habis manis sepah dibuang


Belajarlah cinta dengan orang sufi
Cinta sejati dan hakiki


Cinta yang pasti dibalas
Pasti tidak terlepas


Itulah cinta dengan tuhan
Cinta yang pasti dapat balasan


Kalau hamba menujunya berjalan
Ia menuju hamba berlarian


Kalau hamba datang sejengkal kepadanya
Nescaya ia datang kepada hamba sedepa


Kalau hamba menyerunya sekali
Ia akan menyeru hamba seribu kali


Asyik dan masyuk disana bersamaan
Satu dan berpelukan dalam perasaan


Kemana saja hamba ada
Ia ada bersama sama


Ia menjawab bila ditanya
Tidak mungkir tidak dusta


Itulah yang dicintai
Berada dalam khayalan sendiri


Terasa perasaan bersatu
Dengan kecintaan yang satu


Disini terletak kegembiraan
Disini terletak kebahagiaan


Bahagia raya sampai bila bila
Di alam dunia hingga akhirat sana


Itulah cinta yang sejati
Cinta dengan tuhan yang abadi


Kalau hendak bercinta
Dahulukan Allah dari segala


Dahulukan Allah dan rasulnya
Barulah yang lain ikut sama


Kalau yang lain didahulukan
Pasti ada kerugian


Cinta tuhan cinta abadi
Tak lapuk dek hujan tak lekang dek panas mentari


PANDANGAN JIWA KESUFIAN

0 comments:

Post a Comment

koPi aNd paSta

get this widget here